Interested in Cryptocurrency?
Visit best CoinMarketCap alternative. Real time updates, cryptocurrency price prediction...

Dewa lyrics

Sembilan Hari

Original and similar lyrics
Melintasi malam, Diperjalanan dibatas kota Menghayati senja - senja, Waktu berdua kamu Berjalan bergandeng tangan, Dibibir pantai Berlumuran pasir Mengagumi ombak - ombak yang restui cinta kita Chorus : Sembilan hari bersamamu Mereguk surga cinta berdua Sembilan hari awal janji kita Terbersit jadi nyata Menggapai senyummu Di fajar yang sambut datangnya pagi Perlahan kucium mesra Pipi kiri kanan Kau sandarkan kening didada Di hembusan angin udara pegunungan Kau peluk erat di tetes air matamu Back to Chorus : Kau genggam jemari tanganku Diantara setir dan lelah mataku Kupastikan kau bahagia saat itu Back to Reff :

2

Kru
Dulu kita terpaksa Akur dan mengalah kepada situasi Segalanya suratan pedihnya di telan Dipisahkan lautan Hilanglah khabar daku mengubah haluan Walaupun daku sedar dan tahu Tiada wanita di dunia setandingmu Tiba-tiba tak di duga Dikau berdiri di hadapan mata Mengembalikan nostalgia Memori bersama Membisu seribu makna Rahsia terpendam di dada Tak kusedar sekali lagi Ku jatuh hati dengan kewanitaanmu Pada malam yang sempurna Terpegun daku terpesona Keanggunan lembut bicara Kita berdua bagai rela Jatuh cinta tuk kali kedua Kehadiranmu di sisiku Di saat kuperlukan teman yang setia Melenyapkan dilema yang melanda Walaupun seketika kau bawa harapan Sememangnya kusedar dan tahu Tiada wanita di dunia setandingmu Tiba-tiba hati berdebar Bila mata bertentang mata Detik romantis kini bersemi Cinta dua hati Mengerti tanpa berbicara Perasaan suci kita

Antara Kita

Hedi Yunus
Dimana cinta kita berdua Kemanakah hilangnya Apakah ini reality Haruskah kita tempuhi Disana kita bina bahagia Kemesraan terasa Apakah ini reality Pelita hati kan menerangi Reff : Dunia kita berdua Tiada beda Terbukti segalanya antara kita Cinta nan suci Terkubur di hati Akankah terjalin kembali Dimana cinta kita berdua Kemanakah hilangnya Apakah ini reality Haruskah kita tempuhi Disana kita bina bahagia Kemesraan terasa Apakah ini reality Pelita hati kan menerangi (back to reff) Terungkap kata-kata Di antara kita Terjalin semula Kau dan aku Kan menjadi satu Cintaku hanyalah untukmu (back to reff)

Perpisahan Terasing

Kru
Perpisahan itu selalu terjadi Kepada insan yang bercinta Sungguh sedihnya rasa Apabila ianya terjadi Perpisahan bermula dari dua hati Yang kehendaknya tak dituruti Ataupun manusia Yang berperasaan benci ( korus ) Sebuah cinta dan harapan Menjadi debu berterbangan Tersekat nafasku kabur pandangan mataku Amat tersiksa jiwa kerana kehilangannya Oh oh... mengapa terus mengharap menanti Walau cukup kusedari dia takkan kembali Rintangan dari orang yang tak sudi Menerima cinta dari hati ini Menarik diri dan pergi Membawa serpihan hati yang sepi ( ulang korus ) Perpisahan itu sungguh menyedihkan Tapi semuanya di tangan takdir Kita dikatakan pasangan bahagia Oh... kini terasing luka Oh... kini terasing luka Perpisahan mengasing kita

Zapin Aidilfitri

Hanim Liza
Benang sutera permata ratu } Di sulam rapi berbunga-bunga } 2X Tanjak dan keris pakaian Melayu } Bila menyambut hai hari raya } 2X Tanjak dipakai bengkung dililit } Keris bersarung kayu cendana } 2X Fajar Syawal disambut mulia } Genap sebulan kita berpuasa } 2X Takbir bergema menjalin ikatan } Kaum muslimin sanak dan saudara } 2X Selamat menyambut hari lebaran } Bermaafan kita bersama } 2X Pukul gendang mengikut tari } Irama zapin pusaka bangsa } 2X Salah dan silap harap dimaafi } Berjabat tangan ikhlas dan mulia } 2X

Bantu Aku

KLA Project
Membaca lagi surat-suratmu, hatiku jatuh rindu Tak sadar pada langit kamarku, kulukis kau di situ Waktu yang berlalu, dan jarak masih saja terbentang Penamu bicara, menembus ruang menyapa sukmaku Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara Ternyata meraih kesempatan, tak semudah kusangka Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup Kau sertakan do'a, seolah mantra menjelma nafasku Memendam tanya seg'ra terucap Belahan jiwa apa kabarmu Kuharap s'lali tetap kau jaga Tumbuhan cinta yang di ladang kita ... Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup Kau sertakan do'a, seolah mantra menjelma nafasku Memendam tanya seg'ra terucap Belahan jiwa apa kabarmu Kuharap s'lali tetap kau jaga Tumbuhan cinta yang di ladang kita Aku ... jauh di sini menggapai cita Hingga ... satu saat pasti ku kan kembali Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti Berkereta kencana kubawa pergi, 'tuju istana di sana ku bertahta Memendam tanya seg'ra terucap Belahan jiwa apa kabarmu Kuharap s'lali tetap kau jaga Tumbuhan cinta yang di ladang kita Aku ... jauh di sini menggapai cita Hingga ... satu saat pasti ku kan kembali

Was it funny? Share it with friends!